Sarangan & Sangiran

Disaat para pemudik kembali ke kota asalnya masing-masing karena cuti bersama sudah hampir habis, saya justru baru mau liburan. Tapi gak bisa lama-lama. Cukup ambil cuti tahunan (lagi) selama 2 hari, yang waktunya saya tempel dengan hari Minggu. Jadi saya punya waktu libur tiga hari πŸ˜€

Saya pakai waktu libur ini untuk jalan-jalan ke telaga Sarangan di Magetan Jatim. Juga ke museum manusia purba Sangiran.

Berhenti di Tawangmangu untuk istirahat

Makan bekal nasi rendang (bikinan istri)

Baru sampai di Telaga Sarangan

Naik speedboat Rp 60 ribu sekali putar telaga

Bermalam di Hotel Amaris Solo (Rp 330 ribu per kamar semalam)

Museum Sangiran (Tiket masuk Rp 20 ribu + parkir Rp 5 ribu)

Saru

Dan sebelum kembali ke Pati, niatnya mampir ke waduk Kedung Ombo. Hanya waduknya (Kedung Ombo) tertutup pagarnya. Volume airnya pun kira-kira hanya tinggal separonya. Mungkin ada jalan akses menuju tepian waduk, tapi saya malas blusukan. Kayaknya jalannya sempit dan gak bagus kondisinya. Ini terjadi ketika Google Maps menunjukkan jalan blusukan, saya was-was… saya pun tetap mengikuti jalan aspal (yang kondisinya sebenarnya juga sudah retak-retak tidak terawat). Eh, ternyata sampai di pintu masuk waduk yang pagarnya tertutup. Jadi gagal deh acara mampir di Kedung Ombo. Jauh lebih puas wisata ke waduk Gunung Rowo Pati deh… jalan aksesnya bagus, dan ada tempat makan-makannya πŸ˜›

-oOo-

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s