Mutih

Pas makan di luar, tepatnya di warung makan sekitar waduk Gunung Rowo, masing-masing anak dipesankan ikan bakar. Saya pesan nasi putih dan tempe mendoan. Istri saya pun sama, tempe mendoan.

Tumben hari itu masaknya agak lama. Biasanya 15 menit sudah tersaji semua. Tampaknya warung ini sedang mengerjakan orderan pembeli lain (pesanan dibungkus). Sekitar 30 menitan nasi putih datang ke meja. Lalu disusul ikan bakar. 


Tempe mendoannya mana?“, tanya istri saya ke pekerja warung.

Nggak ada…“, jawabnya dengan santai.

Laaah…?? bukannya bilang dari tadi kek kalo gak punya tempe… Beberapa kali makan di tempat ini, baru kali ini tempenya habis. Dan penjualnya gak bilang lagi… Nasiiib…. Jadinya saya makan nasi pakai sambal aja… #mutih

Iklan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s