Gas LPG 3 kg di Pati langka

Bulan puasa tahun kemarin kami dibuat repot karena kehabisan gas LPG saat malam hari. Mau nggak mau harus beli gas malam itu juga karena perlu memasak makanan untuk  sahur. Setelah putar-putar kota Pati, akhirnya kami memperoleh tabung gas 3 kg di sebuah gang di daerah Parenggan Pati. Kejadian tahun lalu terulang lagi kemarin. Bedanya dulu bisa memperoleh gas LPG 3 kg. Kemarin nggak dapat sama sekali. Semua kosong. Parahhhh! *lebay nggak sih pakai 4h 😛

Lalu sahurnya bagaimana? Sebetulnya kami punya soto ayam, tapi kondisi masih dingin karena baru keluar dari kulkas. Untungnya, kemarin malam saya menjadi panitia (bagian dokumentasi) acara TARHIMA (Tarawih dan Silaturahim Bersama) di rumah sakit tempat saya mencari sesuap nasi.

tarhima20162tarhima20164Seluruh jamaah diberi “oleh-oleh” nasi berkat berisi ayam goreng, tahu dan sambal. Nasi kotak ini yang kemudian saya simpan untuk santap sahur. Ayam goreng saya beri ke putri sulung. Saya hanya makan tahu dan sambalnya (dengan nasi tentunya). Walau sambalnya pedas yang penting masih bisa sahur walau tanpa gas LPG 😀  Alhamdulillah

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s