TTB

TTB singkatan dari TunTun Bike alias tidak kuat nanjak ketika sepedaan lalu dituntun deh sepedanya. Ketika melihat foto orang melakukan TTB di medsos, dulu saya selalu berpikir, tanjakan pendek gitu kenapa harus dituntun? Ternyata saya salah, saya hanya melihat “sebuah foto” yang memperlihatkan hanya “satu tanjakan”. Padahal sangat mungkin tanjakan yang telah dilaluinya ada belasan atau puluhan di belakangnya (yang tidak terlihat di foto).

Jalan mendaki nan landai sekalipun sangat menguras tenaga, terutama jalan mendaki yang panjang seperti yang saya alami kemarin. Ada kejadian dimana saya hanya mampu bersepeda berjarak 100 meter kemudian berhenti lagi karena lelahnya. Berbeda sekali dengan jalan datar.

watusirap_05a

Kini, setelah saya sendiri merasakan belasan kali kelelahan sehingga harus berhenti untuk menghimpun tenaga, saya menghormati mereka-mereka yang melakukan TTB. Saya pun melakukan TTB kali pertama kemarin. TTB dilakukan karena tenaga sudah habis untuk mengayuh. TTB pun bukan hal yang mudah dilakukan. Berjalan kaki di jalan mendaki saja sudah berat, apalagi ditambah mendorong sepeda kita.

TTB di tanjakan makadam pun berat

TTB di tanjakan makadam pun berat

Intinya, kenalin kemapuan dan fisik diri kita. Jangan malu melakukan TTB daripada celaka. Bila nggak kuat TTB ya jangan dipaksa 😀  Lebih baik istirahat dulu 5-15 menit, sambil minum air dan makan roti.

Salam gowes!

Iklan

One thought on “TTB

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s