Tersesat

Hari minggu pagi, saya bersepeda mencoba rute baru yang belum pernah saya lalui sebelumnya. Saat menjumpai persimpangan, mulai timbul kebingungan. Ambil belokan yang mana? Gampang. Saya pilih yang lebih lebar dan terlihat sebagai jalur utama. Ketika bertemu pertigaan yang jalannya sama-sama lebarnya, timbul dilema 😀 Coba ambil rute ke kiri. Tapi akses jalannya semakin lama semakin buruk. Berbatu-batu. Ban sepeda saya mulai berteriak-teriak saat melindas batu. Terdengar bunyi “tung..!” beberapa kali. Khawatir juga. Saya pun mengalami disorientasi (kekacauan arah tujuan).  Saya berhenti sejenak, mengaktifkan GPS di ponsel. Sial, GPS malah ngadat nggak mau ngunci satelit. Sementara menenangkan diri, ya udah foto-foto dulu aja 😀

Jalannya rusak, nggak nyaman buat ban hybrid

Jalannya rusak, nggak nyaman buat ban hybrid

Yang ini keren juga ya?

Yang ini keren juga ya?

Jam 05.50 wib

Jam 05.50 wib

Karena GPS nya nggak nyantol-nyantol, saya coba buka Google Maps. Berhasil! Google Maps menunjukkan posisi saya kurang lebihnya di mana. Maka saya lanjutkan perjalanan. Saya tetap menyusuri jalur semula, dan tidak berbalik arah. Tidak lama berselang, ketemu jalan aspal kasar. Gowes bisa ngebut sedikit 😀 Selanjutnya, saya melihat fotografer amatir lagi hunting foto di pinggir kebun tebu yang saya lewati dan berpapasan pula dengan tiga goweser lain. Kami saling menyapa dengan membunyikan bel “ting-ting”. Salam gowes!

Minggu depan pengen nyoba rute yang ke kanan ah… ke mana tembusnya masih menjadi misteri. Asyik! 😀

 

Advertisements

3 thoughts on “Tersesat

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s