Aku Ra Popo

Gegara ngebet pakai LinuxMint, jadilah notebook tua punya saya —yang sudah berusia 5 tahun— diisi 2 sistem operasi: Windows 7 dan LinuxMint. Saya pakai LinuxMint 16. Apesnya, baru 2 hari menyesuaikan dengan LinuxMint, eh baru tau ada versi yang lebih baru, yakni versi 17. Langsung pengen ganti πŸ™‚

Saya menghapus partisi Linux dengan aplikasi Computer Management bawaan Windows 7. Setelah booting, tampaknya LinuxMint sudah hilang, dan langsung masuk Windows 7. Iseng-iseng saya jalankan lagi Computer Management, dan saya hapus Volume yang sebelumnya ditempati Linux. Booting ulang… GRUB!! Wah… artinya tidak bisa masuk Windows 7 dan cara paling gampang buat saya adalah format ulang hard disk. Ini artinya data-data hilang semua.

Piye jal perasaanmu?!?

Aku ra popo!

Lha, wong sudah ada backup di komputer lain… he he he. Ya sudah… sekalian saja hard disk diformat ulang semua, dan diatur ukuran partisinya sesuai kebutuhan. Sekarang notebook saya masih dual OS: Windows 7 dan LinuxMint 17.

Oh iya, ada teman yang menyarankan Ubuntu 14.04 dan IGOS Nusantara. Keduanya sudah saya jajal, tetapi pilihan saya masih tetap pada LinuxMint πŸ™‚Β  I stand on the right side! πŸ˜€

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s