Posted in Curcol

Mubazir

Beberapa waktu lalu, kami pergi wisata ke Dampo Awang Beach. Saat anak kami naik salah satu wahana, kami diberi sebuah SIM card oleh petugas wahana tsb yang tulisan di bungkus SIM cardnya “Khusus Facebook”. Menurut kami SIM card ini sia-sia dibuat. Siapa yang mau pakai? Sekarang harga SIM card murah sekali. Dengan Rp 5 ribu sudah dapat kartu baru:mrgreen: Biaya produksinya tentu melebihi itu.

Saya jadi ingat kembali jaman awal-awal punya ponsel (ponsel pertama yang saya miliki), mereknya Siemens S55 (kalo gak salah ingat). Belinya tahun 1999. Harganya Rp 2 juta. Beli di Kalibata Mall Jakarta. Ponsel ini masih pakai antena:mrgreen: Untuk kartunya, saya beli kartu Pro-XL lewat iklan di koran Pos Kota, karena saat itu kartu Pro-XL harganya paling murah dibandingkan yang lain, yakni Rp 200 ribu (nomornya agak cantik). Ngeri juga ya… Sekarang SIM card dibagi-bagi gratis, akhirnya dibuang-buang, kan mubazir jadinya.

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s