Posted in Kongkow

Makaroni Pasta

Ketika belanja di mini market setempat, saya tertarik membeli sebungkus makaroni pasta instan. Tapi gak jadi beli. Dipikir-pikir kok mending membuat makaroni pasta saja.

Kalau membeli produk instan, memang benar ada “rasa keju” tapi entahlah mungkin berasal dari “perasa keju”. Sedang kalau membuat sendiri, kejunya benar-benar keju asli. Jadi diputuskan belanja bahan-bahan mentahnya saja, seperti makaroni kering, mentega, masako, susu kental, keju dan kornet. Itu yang saya ingat bahan-bahannya. Kalau berbeda dari resep ya gak papa, namanya juga iseng-iseng pengen masak buat anak-anak:mrgreen:

Hari minggu, pagi-pagi sekitar jam 05.00 wib, saya sudah bersiap di dapur. Ceritanya mau membuat makanan istimewa buat anak-anak. He he he…

Setengah jam mengolah bahan-bahan mentah, ternyata sudah bisa selesai menjadi makanan makaroni pasta🙂

Apa komentar anak saya (10 tahun) saat mencicipi makaroni pasta buatan ayahnya? “Kurang terasa”. Maksudnya, kurang gurih. Lha, kalo ditambahi masako, nanti bundanya yang cuap-cuap gara-gara terlalu gurih. He he he… Yang penting makaroni pasta buatan saya habis juga:mrgreen:

One thought on “Makaroni Pasta

  1. Orang tua yang baik akan memberikan kepada anak-anaknya makanan yang pasti juga baik. Sayangnya anak-anak suka dengan makanan yang terasa gurih. Nah biasanya itu pasti menggunakan pelezat masakan atau micin dan sejenisnya……🙂
    Tentu saja tidak baik untuk kesehatan…..!!!

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s