Posted in Flora dan Fauna, OTW, Rempong

Forest of Tranquility

Kemarin, kami sekeluarga jalan-jalan ke Tlogowungu, tepatnya ke desa Lahar. Tempat favorit saya adalah saat melintasi hutan jati (setelah melewati perkebunan murbei, makanan ulat sutera).

tumpang sari singkong-jati

Walaupun terdapat sebagian pohon jati yang meranggas tapi tidak mengurangi kedamaian. Pohon-pohon ini sudah terlihat meranggas sejak tahun kemarin. Ternyata sudah satu tahun berlalu, tetap saja meranggas. Jangan-jangan pohonnya sudah mati?

Sebagian pohon jati yang meranggas

Sebenarnya, tujuan kami ke Tlogowungu adalah mencari duren langsung di kebunnya. Sayangnya, duren yang dipesan belum jatuh dari pohon. Jadi, makan saja seadanya:mrgreen:

Petruk

 

One thought on “Forest of Tranquility

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s