Susu Mahal vs Susu Murah

Bayi yang baru lahir, hingga mereka berusia 6 bulan, dianjurkan diberikan ASI ekslusif oleh ibunya. Adakalanya, produksi ASI sang ibu terlampau sedikit, sehingga sang buah hati masih harus diberi tambahan asupan gizi melalui susu formula. Atau, karena sang ibu pergi bekerja sehingga tidak dimungkinkan memberikan ASI kepada buah hatinya. Walau sebenarnya ASI bisa disedot, disimpan di kulkas dan disajikan dalam keadaan hangat, tapi prosesnya membutuhkan usaha ekstra.

Susu formula bayi dibuat sebagai pelengkap air susu ibu (ASI). Komposisinya dibuat mendekati komposisi ASI. Dari suatu penelitian, diketahui bahwa dalam ASI terkandung AA dan DHA, suatu zat yang terbukti meningkatkan kecerdasan anak. Nah, di sini masalahnya. Semakin lengkap kandungan zat di dalam susu formula, harganya juga semakin mahal. Apalagi saat ini kandungan suplemen di dalam susu formula semakin lengkap saja, seperti AA, DHA, EPA dan EyQ.

Sebagai orang tua, pastinya kita akan berusaha memberikan susu yang terbaik untuk buah hati. Kalau bisa diberikan ASI, maka berilah buah hati Anda dengan ASI ekslusif. Sangat beruntung ibu yang memiliki produksi ASI melimpah. Gak usah memikirkan biaya membeli susu formula. Gak usah mensterilkan botol. Dan… susunya siap diminum kapan saja dan masih bisa disimpan. Apalagi kemasannya menarik dan anti tumpah :mrgreen: Bandingkan dengan susu formula, setelah 2 jam dari saat pembuatannya, sisa susu harus dibuang walau belum habis.

Seorang kawan yang memiliki bayi, menganggarkan Rp 1 juta per bulan untuk membeli susu kelas premium (yang kandungannya cukup lengkap). Memang, selagi mampu membelikan, lebih baik buah hati diberikan tambahan susu formula kelas premium (disamping ASI). Syukur-syukur pemberian ASI-nya cukup, sehingga tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk membeli susu formula. Tapi, jika produksi ASI terbatas, sedapat mungkin sang buah hati diberikan susu formula kelas premium. Terutama pada saat-saat awal perkembangan sel-sel otaknya (usia 0-2 tahun). Kalau sudah di atas 2 tahun, lebih leluasa memberikan susu, tidak harus yang mahal, yang penting anaknya mau minumnya dan tidak alergi.

Iklan

One thought on “Susu Mahal vs Susu Murah

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s