Posted in Alay

Pakai Kacamata Baca

Malam kemarin kami sekeluarga muter-muter kota. Saya ingin memeriksakan mata ke Istana Optik. Sudah sebulan lebih mata saya kabur membaca tulisan dalam jarak dekat. Sebetulnya gejalanya sudah lama terasa, tapi akhir-akhir ini semakin parah. Saya merasa sudah saatnya memakai kacamata baca.

Beberapa waktu lalu, saya sempat meminjam kacamata baca milik mertua saya, dan terbukti lebih jelas membaca tulisan huruf kecil dalam jarak dekat.

Hasil pemeriksaan di Istana Optik, mata kiri saya +1 dan mata kanan +1. Untuk pandangan jarak jauh, alhamdulillah masih dianggap normal (dari hasil tes baca huruf-huruf pada jarak tertentu). Padahal, jujur saja untuk membaca tulisan kecil pada jarak jauh, hurufnya agak berbayang. Tapi karena sudah paham bentuk, huruf-huruf lebih mudah ditebak:mrgreen:

Saya memilih frame kacamata yang mana saya merasa cocok memakainya. Untuk lensa, saya memilih yang harganya sedang-sedang saja (Rp 250 ribu), tapi sayangnya barangnya ternyata tidak ada. Pilihan lain, lensa yang harganya 150 ribu atau 350 ribu. Saya sempat tanya, apa bedanya. Katanya, ketebalannya dan kelengkungannya. Lensa harga Rp 350 ribu lebih lurus, tapi karena lensa plus (+) tidak terlalu berbeda. Ah, saya jadi bingung sendiri. Akhirnya saya putuskan membeli lensa yang harganya Rp 150 ribu saja. Karena tidak ada barangnya jadi saya tidak tahu bedanya. Janjinya, kacamata pesanan saya bisa diambil hari ini. Deg-degan…

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s