Posted in Kongkow, Pertamax

Makan di Steak99

Malam ini kami memutuskan makan malam di Steak99 yang terletak di Jl Sunan Kalijaga Pati. Kami memesan iga sapi bakar, steak original, kentang goreng, es jeruk dan jus jambu. Kami datang sekitar jam 18.20. Kondisi tidak terlalu ramai.

Hanya lima menit setelah pelayan yang mencatat menu pesanan itu pergi, sudah datang sajian pertama, yakni kentang goreng. Tidak lama kemudian datang iga bakar. Sayangnya, pelayan lupa memberi alat makan (garpu dan pisau), jadi kami harus memintanya. Daging iga bakar cukup tebal, tapi entah apa yang salah, saya tidak tergoda mencicipinya segera.


Saat mengiris, saya merasakan keempukan daging iga bakar ini. Dimakan juga terasa empuk.

Jujur, saya kurang suka dengan bumbu yang dipakai. Sama sekali tidak istimewa. Seperti bumbu ayam bakar:mrgreen:

Putri bungsu saya makan steak original. Dagingnya tipis, maklum harganya ‘cuma’ Rp 15 ribu.

Saya yang mengiris daging itu untuk putri saya. Saat mengiris, saya merasakan bahwa daging ini liat (alot). Setelah dimakan, malah lebih menjengkelkan karena daging terlalu liat. Well, menu ini (steak original) benar-benar mengecewakan saya. Apalagi, istri saya bilang, bumbunya kurang meresap ke dalam daging.

Berikut daftar harga makanan di Steak99:

5 thoughts on “Makan di Steak99

  1. Apa karena daging sapinya sudah di stop pemerintah Australia?
    Harusnya sapi kita juga bisa memiliki daging yang lembut seperti sapi australia, tergantung teknik pemeliharaanny saja…..

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s