Posted in Manajemen Sains

Corporate Social Responsibility (CSR)

Corporate Social Responsibility (CSR) adalah kepedulian (tanggung jawab) yang ditunjukkan oleh perusahaan atau badan terhadap masyarakat lingkungan (sosial) atas dampak yang diakibatkan oleh kehadiran perusahaan atau badan.

Bentuk-bentuk kepedulian

  • Bantuan materi
  1. Dalam bentuk memberikan ganti rugi
  2. Dalam bentuk memberikan bantuan/turut meringankan beban
  3. Dalam bentuk bantuan pendidikan, bea siswa, pendidikan/pelatihan dsb.
  • Bantuan non materi
  1. Ungkapan perasaan keprihatinan
  2. Dalam bentuk kata-kata
  3. Dalam bentuk sikap atau ungkapan atau ekspresi dari rasa prihatin
  4. Dalam bentuk iklan dalam surat kabar, dll

Bukti telah melaksanakan CSR, biasanya dengan foto-foto waktu melaksanakan kegiatan CSR, atau foto dari bukti pelaksanaan CSR.

Pengobatan gratis sebagai salah satu contoh CSR

Kasus-kasus

  • Pengeluaran perusahaan untuk mencegah, mengeridalikan limbah dan pencemaran lingkungan biaya perusahaan
  • Pembangunan fisik ipal
  • Pengeluaran untuk membantu masyarakat lingkungan misalnya khitanan, perayaan, sumbangan-sumbangan
  • Pembangunan-pembangunan fisik untuk kepentingan masyarakat ling­kungan / sekitar perusahaan
  • Bantuan fisik/keuangan untuk masyarakat sekitar
  • Bantuan perlengkapan/peralatan untuk peningkatan produktivitas petani
  • Bantuan pengadaan bibit unggul, pelatihan-pelatihan kepada petani dsb
  • Bantuan fisik untuk perluasan jaringan transportasi kota, keindahan umum kota/penghijauan.

CSR menurut UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, Bab V Pasal 74 Mengenai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

  1. Perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
  2. TJSL sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kewajiban perseroan yang dianggarkan dan diperhitungkan sebagai biaya perseroan yang pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran
  3. Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikenai sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.
  4. Ketentuan lebih lanjut mengenai TJSL diatur dengan peraturan pemerintah

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s