Analisis Antrian Pasien (Bagian 2)

Tulisan ini lanjutan bagian pertama dengan judul Analisis Antrian Pasien.

Dari hasil analisis, pasien pertama yang mendaftar melalui telepon, seolah memegang kartu Ace. Pasien kedua yang mendaftar melalui telepon, seolah memegang kartu bergambar Raja. Mereka bebas datang kapan pun dia mau, dan akan segera dilayani saat ada pergantian pasien periksa (walaupun  dia datang di saat antrian sudah panjang).

Yang paling tersiksa adalah pasien yang datang langsung, dan tidak mendaftar melalui telepon. Maka dia didaftarkan langsung pada saat itu di urutan terbawah, dan … dia harus menunggu hingga antrian benar-benar kosong baru dapat dilayani. Kasihan…

Win-win solution?

Jika klinik masih menerapkan penerimaan pasien melalui telepon, maka klinik seharusnya mempunyai patokan berapa lama waktu periksa seorang pasien, dan pada saat itu juga klinik langsung melakukan konfirmasi mengenai nomor urut pasien beserta estimasi jam periksa pasien tsb (sehingga pasien bisa datang sesaat sebelum giliran periksanya tiba).

Yang lebih adil adalah menghapus sistem pendaftaran pasien melalui telepon. Komunikasi melalui telepon hanya untuk mempercepat proses pencarian data-data rekam medik. Tetapi, urutan periksa pasien tetap berpedoman pada kedatangan pasien ke klinik. Jadi pakai sistem first-come first-served.

Iklan

One thought on “Analisis Antrian Pasien (Bagian 2)

  1. Boleh komen om…
    Dalam sistem antrian ini, pasien via telp./perjanjian akan lebih berkembang kedepannya apalagi di kota-kota besar dengan kesibukan dan kemacetannya, khususnya untuk sasaran pasien menengah keatas. Dan ini menjadi bagian dari market Klinik/RS, mereka memberi kemudahan dalam service registrasi pasien, mereka memberi hak khusus bagi pasien-pasien perjanjian.
    Bagaimana jiga begitu?

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s