Petis Kambing

Pati punya beberapa makanan khas. Ada nasi gandul dari desa Gajahmati. Ada soto kemiri dari desa Kemiri. Ada juga petis dari desa Runting. Makanan yang terakhir bukan cairan hitam pekat yang terbuat dari olahan udang dan kupang. Tapi makanan olahan kambing yang menyerupai gule. Bedanya, petis kambing itu dicampur tepung beras dan rebusan daging.

Kemarin siang saya diajak makan petis kambing, tapi bukan di desa Runting, melainkan di desa Payang. Jangan kaget, yang menjual petis adalah warung-warung sederhana.

Meski ada juga warung-warung yang lebih bersih tempatnya, tetapi yang ramai pengunjungnya justru warung-warung sederhana seperti ini. Kondisi di dalam warung seperti di bawah ini:

Sedangkan petis kambing, wujudnya seperti ini:

Petis kambing dimakan begitu saja, kecuali Anda minta nasi, maka baru akan disediakan nasi :mrgreen:

Iklan

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s