Air Terjun Tretez

Tanggal 1 Januari 2011 kemarin, di saat orang-orang kebanyakan masih tidur (karena begadang menyambut tahun baru), saya dan Teddy (teman di KSH) malah mengadakan petualangan seru. Tujuannya ke air terjun di desa Tretez. Lokasi persisnya di mana, kami sendiri belum tahu. Hanya dapat info kalau di desa Tretez ada dua buah air terjun. Jam 7 pagi saya menyambangi Teddy di rumahnya, trus kami menuju wilayah Tlogowungu tempat dimana air terjun itu berada. Air terjun ini belum banyak diketahui penduduk Pati. Hanya segelintir orang yang tahu keberadaan air terjun ini, terutama kalangan muda-mudi yang sedang pacaran. Hahaha. Orang pacaran kok tahu aja kalau ada tempat-tempat eksotis untuk dikunjungi ya? Hehehe…

Air terjun berada kira-kira 18 km dari stadion Joyokusumo Pati. Kami menggunakan sepeda motor. Motor kami titipkan di rumah penduduk yang menyediakan jasa penitipan sepeda motor. Ongkos penitipan hanya 2 ribu rupiah. Selanjutnya perjalanan dengan berjalan kaki kurang lebih 500 meter menyusuri jalan setapak yang sempit, becek dan licin. Kami sempat salah mengambil jalan, tapi akhirnya kembali ke jalan yang benar setelah bertanya kepada warga yang kebetulan berpapasan di jalan. Coba kalau tidak berpapasan, apa jadinya? Hahaha…

Perjalanan ke air terjun sebenarnya adalah menuruni tebing. Pemandangannya eksotik. Indah. Belum sampai di dasar tebing, sudah terdengan gemericik air yang menyegarkan. Saat tiba di dasar tebing, ada sebuah kali berbatu yang harus diseberangi. Tidak terlalu sulit menyeberangi kali, hanya Anda perlu hati-hati karena dasar kali cukup licin. Selepas menyeberangi kali, masih dilanjutkan berjalan kali kira-kira 100 meter. Sebelum benar-benar sampai di lokasi air terjun, harus menuruni gundukan tanah yang curam. Kemiringannya 70 derajat. Sangat sulit, mengingat saat itu baru turun hujan. Saya hampir meluncur saat menapakkan kaki menuruni gundukan tanah. Mental sempat down! Hehehe…

Akhirnya, dengan modal kenekatan sebagai pecinta alam, kami sampai di air terjun Tretez. Saya tidak tahu nama asli air terjun ini, hanya karena terletak di desa Tretez, maka saya menyebutnya air terjun Tretez. Hehehe…  Segala perjuangan menuju lokasi, seakan terbayar oleh kesejukan air, keindahan alam dan keasrian lingkungan.

Advertisements

Tulis Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s