Feeds:
Pos
Komentar

Kemarin saya mengalami kejadian yang menyebalkan. Saya belanja di supermarket. Berhubung belanja bulanan, jadi belanjaannya hampir 1 troli penuh :D Saya kurang ngecek barang-barang yang di-scan karena sibuk memindahkan barang belanjaan dari troli ke meja kasir. Sampai di rumah, barulah saya cek bon belanjaannya. Dan… ada barang yang tidak saya beli tapi muncul di struk. Saya memang telah dirugikan, walau jumlahnya “hanya” 43 ribuan. Ini membuat saya bertanya-tanya, kenapa bisa terjadi?

saya tandain barang ajaibnya :D

saya tandain barang ajaibnya :D

Kasir menginput barang dengan cara scanning barcode barang. Katakanlah ada barcode yang bentuknya hampir identik (karena beda ketebalan garis). Tetapi jumlah item barangnya 5 (lihat foto). Masak iya barcode-nya (yang ketebalannya mirip) digesek 5 kali? Rasanya bukan itu penyebabnya. Dugaan saya karena ada kegagalan pada aplikasi Point Of Sales (POS).

Di supermarket lain (beda merek), famili saya pernah mengalami kejadian yang hampir sama. Tidak membeli barangnya, tapi tertulis di struk. Hadoooh…. Takutnya ini modus. Kudu lebih waspada ya teman-teman…

Minggu kemarin kami jalan-jalan lagi ke pantai Gedong Caruban di Lasem. Berjarak 48 km dari Pati kota. Saya tidak tahu persis apakah ada pantai yang lebih dekat (selain pantai Caruban) dari rumah kami. Ini adalah kali kedua kami ke tempat ini. Bedanya dengan yang dulu, hanya beda gerbang masuknya saja, karena pantainya ternyata sama :D

Kali ini sudah lebih siap untuk berenang di pantai. … dan bermain pasir tentunya :D

Main pasir

Main pasir

Istana pasir terbengkalai

Istana pasir terbengkalai

Lanjut Baca »

Tidak… saya tidak salah tulis. Karena tempat ini memang bukan air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu yang termasyur itu. Yang ini masih berupa anakan :D

Air Terjun Grenjengan Sewu memiliki ketinggian terjunan ± 6 m. Lokasi air terjun ini berada di kaki gunung Muria, tepatnya di desa Jrahi kecamatan Gunung Wungkal, Kab Pati. Jarak dari Pati kota sekitar 35 km bila melewati Kec. Tlogowungu. Tapi bila melalui jalan Pati-Tayu sekitar 40 km.

Sebelumnya perlu saya peringatkan bahwa tulisan ini menampilkan foto dalam jumlah banyak, sekitar 20 biji mungkin. Maaf kalau membuat lemot :D

Akses jalan yang buruk (sangat). Bangunan besar di kiri adalah Wihara.

Akses jalan yang buruk (sangat). Bangunan besar di kiri adalah Wihara.

 

Mampir dulu buat sarapan di warung depan Wihara

Mampir dulu buat sarapan di warung depan Wihara

Ekspedisi dimulai dari sini... eng ing eng!!

Ekspedisi dimulai dari sini… eng ing eng!!

Lanjut Baca »

Waduk Seloromo, terletak di Gembong, Kab. Pati. Warga juga menyebutnya sebagai Waduk Gembong. Keren!

image

image

image

Seru! Ha ha ha….

image

image

image

Nggak bosan berkunjung ke tempat yang satu ini :)

image

image

image

image

Kegembiraan menyambut tahun baru Imlek kali ini bukan hanya dirasakan oleh warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Pati, tetapi juga warga Pati pada umumnya.

Pasar Imlek disambut meriah warga lintas generasi, lintas kepercayaan dan iman.

Berikut jajanan yang bisa ditemui di dalamnya *lho laah… ujung-ujungnya makanan*  :D

image

image

image

image

image

Yang nggak kalah rame adalah stan-stan baru akik. Maklum akhir-akhir ini di Pati lagi mewabah batu akik. Saya lihat sekilas, bongkahan batu kecil (raw material)  dibandrol Rp 75 ribu. Wah.. wah..  belum kesampaian beli akik, tapi siapa tau ada yang mau ngasih… :D

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 49 pengikut lainnya.