Feeds:
Pos
Komentar

Kesan-kesan saya memakai Polygon Heist 2.0 (versi 2015):

  • Pakai Polygon Heist itu terasa ringan dikayuh (Posisi gear kesukaan saya, depan 2, belakang 5).
  • Suspensi Suntour Nex terasa empuk (sebelumnya saya pakai MTB Wimcycle Vulcan jadul yg keras suspensinya).
  • Pada aspal yg menurun landai, sepeda meluncur dengan lancar, sehingga menghemat kayuhan secara signifikan.
  • Disc brake yang saya khawatirkan kalah pakem dengan v-brake tidak terbukti benar. Pada hari pertama memang kurang menggigit, tapi hari kedua, ketiga dst kinerja disc brake semakin baik (mungkin part baru masih licin dan permukaan gesek brake shoe belum rata).
  • Perpindahaan rantai di gear belakang sering terlambat pada gear tertentu, kayaknya perlu disetel lagi RD-nya.

Lanjut Baca »

Minggu kemarin saya ke toko sepeda Rodalink di Kudus, mau lihat sepeda Polygon Heist 2.0. Sama penjualnya, dikeluarin sepeda size 43. Saya nanya size 50, penjualnya bilang stok kosong. Ya udah, daripada pulang dengan tangan hampa, saya coba-coba fitting pakai size 43. Caranya, saya kangkangin itu sepeda. Ada space 3 jari antara top tube ke “organ vital” saya.

Anatomi sepeda

Anatomi sepeda

Wah, ini aman, malah ini ukuran ideal! Jadinya saya tebus langsung deh yang size 43 itu :D

Polygon Heist 2.0 (2015)

Polygon Heist 2.0 (2015)

Saya lalu tanya soal jasa pengiriman. Penjualnya bilang, “kalau ke luar kota nggak bisa“. (saya tinggal di Pati Jateng, Rodalink di Kudus). Trus, “terpaksa” saya angkut deh Polygon itu pakai Avanza saya dengan cara ban depan dicopot dulu. Ditaruh di bagasi belakang posisi diagonal, berbaur dengan baju-baju kulakan dari pasar Kliwon Kudus :D
Lanjut Baca »

Jangan dulu berpikir tentang hal-hal mewah. Salah.. salah.. salah… Nggak selamanya yang spesial itu mewah :D

Hari Minggu kemarin hujan turun dengan lebatnya, kami mampir makan malam di warung ibu Paini di kawasan GOR Wergu Kudus.

IMG_20150503_211810

 

Di sini semua menunya bakar-bakaran. Sosis bakar. Usus ayam bakar. Bakso bakar. Jagung bakar. Bakwan bakar. Ditambah kerupuk. Jagung bakarnya sangat pedas, padahal bakulnya bilang “cukupan”. Keringat mengucur deras dari wajah. Segar sih, tapi pedasnya membuat perut panas :(  Jarang-jarang saya makan tanpa nasi begini. Yaah… kan spesial :D  Nasi diganti dengan bakwan. Lauknya sate usus dan kerupuk. Jos gandhos!

IMG_20150503_213441

 

 

Hari Minggu, 3 Mei 2015 saya bersepeda ke alun-alun Pati. Kebetulan bertepatan dengan car free day (CFD). Meski ini bukan kali pertama saya bersepeda di CFD, tapi nggak ada salahnya saya pasang foto-foto sepeda yang saya pakai. Sepeda ini saya beli dalam kondisi bekas dengan harga Rp 450 ribu. Sepeda ini kemudian saya “upgrade”  sendiri, dimulai dari dicat ulang, ganti ban, ganti sadel, ganti pedal, dan pasang beberapa asesoris. Ada kepuasan tersendiri mendandani sepeda.  Dari sini, saya mulai tahu lebih banyak tentang sepeda. Dulu saya berpikir semua sepeda itu sama, belum berpikir soal pengaruh bobot sepeda, apalagi kenyamanan mengayuh saat bersepeda.

Di alun-alun Pati dengan latar masjid Baitunnur

Di alun-alun Pati dengan latar masjid Baitunnur

Dengan latar gedung Kabupaten Pati

Dengan latar gedung Kabupaten Pati

IMG_20150503_133344

Saat ini saya sedang menabung untuk membeli sepeda baru, yakni Polygon Heist 2.0. Sepeda yang saya pakai saat ini saya rasakan terlalu berat. Berat akibat pemakaian material besi, dan keausan komponen-komponen tua di sepeda ini. Saya punya angan-angan suatu saat nanti dapat berangkat kerja menggunakan sepeda dengan nyaman (jarak tempuh rumah ke tempat kerja sekitar 6 km). Mudah-mudahan suatu saat terwujud. Amiiiin… :)

 

Kemarin saya mengalami kejadian yang menyebalkan. Saya belanja di supermarket. Berhubung belanja bulanan, jadi belanjaannya hampir 1 troli penuh :D Saya kurang ngecek barang-barang yang di-scan karena sibuk memindahkan barang belanjaan dari troli ke meja kasir. Sampai di rumah, barulah saya cek bon belanjaannya. Dan… ada barang yang tidak saya beli tapi muncul di struk. Saya memang telah dirugikan, walau jumlahnya “hanya” 43 ribuan. Ini membuat saya bertanya-tanya, kenapa bisa terjadi?

saya tandain barang ajaibnya :D

saya tandain barang ajaibnya :D

Kasir menginput barang dengan cara scanning barcode barang. Katakanlah ada barcode yang bentuknya hampir identik (karena beda ketebalan garis). Tetapi jumlah item barangnya 5 (lihat foto). Masak iya barcode-nya (yang ketebalannya mirip) digesek 5 kali? Rasanya bukan itu penyebabnya. Dugaan saya karena ada kegagalan pada aplikasi Point Of Sales (POS).

Di supermarket lain (beda merek), famili saya pernah mengalami kejadian yang hampir sama. Tidak membeli barangnya, tapi tertulis di struk. Hadoooh…. Takutnya ini modus. Kudu lebih waspada ya teman-teman…

Minggu kemarin kami jalan-jalan lagi ke pantai Gedong Caruban di Lasem. Berjarak 48 km dari Pati kota. Saya tidak tahu persis apakah ada pantai yang lebih dekat (selain pantai Caruban) dari rumah kami. Ini adalah kali kedua kami ke tempat ini. Bedanya dengan yang dulu, hanya beda gerbang masuknya saja, karena pantainya ternyata sama :D

Kali ini sudah lebih siap untuk berenang di pantai. … dan bermain pasir tentunya :D

Main pasir

Main pasir

Istana pasir terbengkalai

Istana pasir terbengkalai

Lanjut Baca »

Tidak… saya tidak salah tulis. Karena tempat ini memang bukan air terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu yang termasyur itu. Yang ini masih berupa anakan :D

Air Terjun Grenjengan Sewu memiliki ketinggian terjunan ± 6 m. Lokasi air terjun ini berada di kaki gunung Muria, tepatnya di desa Jrahi kecamatan Gunung Wungkal, Kab Pati. Jarak dari Pati kota sekitar 35 km bila melewati Kec. Tlogowungu. Tapi bila melalui jalan Pati-Tayu sekitar 40 km.

Sebelumnya perlu saya peringatkan bahwa tulisan ini menampilkan foto dalam jumlah banyak, sekitar 20 biji mungkin. Maaf kalau membuat lemot :D

Akses jalan yang buruk (sangat). Bangunan besar di kiri adalah Wihara.

Akses jalan yang buruk (sangat). Bangunan besar di kiri adalah Wihara.

 

Mampir dulu buat sarapan di warung depan Wihara

Mampir dulu buat sarapan di warung depan Wihara

Ekspedisi dimulai dari sini... eng ing eng!!

Ekspedisi dimulai dari sini… eng ing eng!!

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.