Gagal nonton triatlon

Minggu pagi ada acara triatlon (dan balap sepeda ekstrim) yang diselenggarakan KODIM Pati bertempat di waduk Seloromo, Gembong. Saya pengen nonton. Sekalian inreyen sepeda. Soalnya, barusan upgrade ke 9 speed dan pasang rem hidrolikšŸ˜€

Nyepeda dari rumah jam 05.00 wib. *Niat banget ya?* Di sepanjang perjalanan, sepeda saya disalip truk-truk militer yang mengangkut anggota TNI dan sepedanya (loading).

Continue reading “Gagal nonton triatlon”

Korban Sinetron

Hari ini ada pelajaran bahasa inggris untuk kelas TK kecil. Ibu guru menjelaskan, “Anak laki-laki bahasa inggrisnya adalah boy…

Kalau anak perempuan, bahasa inggrisnya apa..?

Anak-anak TK kecil serempak menjawab, “Revaaaa…

Ibu-ibu orang tua murid yang sedang menunggu anaknya di luar kelas terpingkal-pingkal mendengarnya…

#TrueStory

Gunungrowo

Minggu kemarin, nyepeda lagi ke waduk Gunungrowo. Sendirian lagi. Di perjalanan disalip oleh sepeda lain. Orangnya lebih tua dari saya.Ā Si Bapak yang nyalip perawakannya kekar. Hiks.. hiks.. Sakitnya tuh di sini… *sambil ngelus perut saya yang buncit karena overweight

Saat jalan mendaki, giliran saya menyalip rombongan anak SMP. Mereka nuntun sepeda. Tapi belakangan saya tahu bahwa sepeda mereka tidak sebaik sepeda saya. Bukan ‘apples to apples‘. Gak jadi bangga dah…

IMG_20160801_073332 Continue reading “Gunungrowo”

Piknik!

Minggu pagi jam 05.00 wib saya udah siap-siap gowes uphill ke waduk Gunungrowo. Tapi gak jadi. Anak bungsu (5 thn) keburu bangun dan malah minta ditemenin bobok sama ayahnya. Dia lagi pilek dan batuk, maka sifat manjanya makin menjadi. Untung ayahnya fleksibel. Gak jadi gowes pun gak masalah. Hari Minggu kan hari keluarga. Ngalah demi anak sudah jadi kewajibanšŸ™‚

Sebetulnya anak-anak minta diantar berenang. Si bungsu sampai merengek minta berenang. Tapi berhubung dia lagi batuk pilek, rekreasi saya usulkan ke waduk Gunungrowo. Piknik! Maklum, kami ini wong ndesa yang kurang piknik. Hehehe…. Brangkat..!!!

Sampai di Waduk Gunungrowo sekitar jam 08.45 wib. Langsung pesan ikan bakar di salah satu warung lesehan. Sebelum makanannya datang, foto-foto dulu dong.

13775957_685096854973659_1661955584893522025_nPas makanannya datang, foto-foto lagi. Hahaha…

13782166_685096941640317_5482845910235315349_nSaya bilang ke anak-anak, acara piknik gini yang penting justru foto-fotonya. Hahaha…

Akhirnya makanan disajikan semua… Porsi nasinya banyak, mungkin rata-rata yang mampir makan di sana adalah para pesepeda yang notabene makannya banyakšŸ˜€

13770269_685097011640310_7411130104704138435_n13775764_685096898306988_3666302657619908932_n13769571_685096908306987_2027875757491483540_nTapi jangan salah, biarpun awalnya pada bilang, “Wah, nasinya banyak banget“, tapi pada akhirnya habis dilahap semua… Mungkin situasinya enak banget dan membuat makan terasa nikmat…

Setelah makan ikan bakar selesai, dilanjut jalan-jalan keliling waduk pakai kendaraan. Jalan sekeliling waduk sempit. Repot kalau papasan dengan kendaraan lain. Cuma jalan mengelilingi separuh waduk trus kendaraan kami memutar balik dan pulang menuju ke rumah. Si bungsu merengek (lagi), ternyata dia masih betah di waduk dan gak mau pulang. Waduh…

Liburan #4: Solo – Pati via Semarang

Sebelum meninggalkan kota Solo, kami mampir ke PGS (Pusat Grosir Solo). Nyonyah membeli beberapa daster untuk dipakai sendiri. Kalau saya sih sudah membeli 2 buah kemeja batik sehari sebelumnya di Ria Batik. Murah meriah, harganya 87 ribu dan 44 ribu.

Sekitar jam 10.00 wib kami oteweh ke Semarang. Jam 12.30 wib mampir dulu ngisi perut di Soto Seger Mbok Giyem Boyolali.

13615005_678891255594219_6887293817317639493_nSaya tiba di Pati jam 15.45 wib.

Liburan #3: Candi Sukuh

Lokasi candi Sukuh terletak di lereng kaki Gunung Lawu pada ketinggian kurang lebih 1.186 meter di atas permukaan laut. Candi ini terletak di Dukuh Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Candi ini berjarak kurang lebih 20 kilometer dari kota Karanganyar dan 36 kilometer dari Surakarta.

Jalur menuju candi Sukuh cukup berat buat mobil kami yang hanya 1500cc. Pantas saja, 30 tahun silam orangtua kami dengan mobil 1000cc nggak berani naik ke candi Sukuh ini.
Jadi bisa dibilang ini adalah momen balas dendam nanjak ke candi Sukuh dengan mobil yang lebih baik spesifikasinyašŸ˜€

Sayang, candi Sukuh sedang direnovasi, sehingga bentuknya yang menyerupai piramida suku Maya tidak jelas terlihat ketika kami berkunjung ke sana.

Nyomot di http://travelingyuk.com/fakta-candi-sukuh/
Nyomot di http://travelingyuk.com/fakta-candi-sukuh/

idulfitri89_01idulfitri89_02idulfitri89_03 Continue reading “Liburan #3: Candi Sukuh”