Pasar Imlek Pati

Kegembiraan menyambut tahun baru Imlek kali ini bukan hanya dirasakan oleh warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Pati, tetapi juga warga Pati pada umumnya.

Pasar Imlek disambut meriah warga lintas generasi, lintas kepercayaan dan iman.

Berikut jajanan yang bisa ditemui di dalamnya *lho laah… ujung-ujungnya makanan*  :D

image

image

image

image

image

Yang nggak kalah rame adalah stan-stan baru akik. Maklum akhir-akhir ini di Pati lagi mewabah batu akik. Saya lihat sekilas, bongkahan batu kecil (raw material)  dibandrol Rp 75 ribu. Wah.. wah..  belum kesampaian beli akik, tapi siapa tau ada yang mau ngasih… :D

Pantai Gedong Berseri

Lasem merupakan kota kecil yang berbatasan dengan Rembang. Di Lasem ternyata terdapat pantai yang indah. Salah satunya dinamakan pantai Gedong Berseri. Untuk menuju tempat ini, ambil patokan arah pantai Caruban, karena yang tertulis di pinggir jalan adalah pantai Caruban.

Tujuan kami sebenarnya ke pantai Caruban. Tapi di tiket masuk tertulis pantai Gedong Berseri. Nggak masalah bila salah tempat, soalnya pantai ini indah. Bersih. Asri. Dan belum ramai :D   Soal kenyamanan, pantai Parangtritis lewat deh… di sini masih bersih :D

Tiket masuk mobil hanya Rp 8.000,- murah meriah :D 

image

image

image

image

image

Baca lebih lanjut

Edisi Wisata Kelas Dunia: Borobudur

Candi Borobudur memang sudah mendunia. Mark Zuckerberg pun mengunjungi Borobudur saat ke Indonesia tempo hari. Sayang, tarif masuk ke kawasan candi agak mahal, yakni Rp 30.000,- untuk pengunjung yang telah berusia diatas 6 tahun. Bandingkan dengan candi Plaosan yang tarifnya Rp 3.000,- per orang, itupun sifatnya sukarela. Masuk tanpa bayar pun bisa saja.

Saya ke Borobudur terakhir tahun 2005, waktu itu baru punya anak satu. Tahun 2015 kembali ke sini bersama anak tiga :D

image

Baca lebih lanjut

Edisi Terpaksa: Bermalam di Kaliurang

Kami hanya punya “jatah” semalam menginap di Hotel Agung Mas Yogya, yakni tanggal 3 Januari 2015. Tanggal 4 Januari 2015 kamar hotel sudah dibooking orang lain. Karena keluarga besar, kami selalu mencari family room. Sepengetahuan saya, family room paling murah ada di hotel Agung Mas Yogya, yakni Rp 350 ribu per malam.

Malam berikutnya kami mencoba mencari tempat menginap di Kaliurang. Menurut info dari internet, kisaran harga family room di Kaliurang adalah Rp 210 rb hingga Rp 300 rb.

Tempat menginap pertama yang kami datangi menawarkan kamar Rp 500 rb per malam. Itupun kapasitas hanya 3 orang. Terpaksa mencari tempat lain. Saat itu sedang hujan deras, sehingga kurang nyaman untuk keluar masuk mobil guna survey harga.

Untunglah tempat kedua, harga family room-nya lebih terjangkau :D Kami dapat di hotel Kana Kaliurang dengan tarif Rp 300 rb per malam. Ya sudah, kami ambil walau agak “terpaksa” akibat saat itu masih hujan deras dan hari semakin sore.

image

Baca lebih lanjut

Edisi Nyasar: GPS bisa keliru

Untuk mencapai tempat wisata tujuan, saya hanya mengandalkan GPS. Saya pakai aplikasi Sygic. Ke Candi Plaosan sukses. Eh, giliran ke Parangtritis kami dibuatnya nyasar.

Rute yang disarankan Sygic melalui jalan pedesaan. Menurutnya itulah rute tercepat. Masalah timbul ketika di satu persimpangan, Sygic bilang “belok kanan”, tetapi jalan itu sangat sempit dan “mencurigakan”. Alhasil, kami tersesat :D

Akhirnya, pakai GPS manual, yakni Gerakan (tanya) Penduduk Sekitar :D Saya sempat mengabadikan moment saat tersesat itu :D

image