Upgrade Hub/Freehub Turner XC30

Pengennya sih cuma ganti (baca: upgrade) rims single wall menjadi double wall. Selain lebih kuat, lebih aman, juga kekinian :-D  Sialnya, rims keluaran baru memiliki jumlah 32 hole, sehingga hub/freehub juga perlu diganti yang 32 hole. Jadinya merembet deh, ganti hub/freehub merek Turner XC30 yang jangkrik sekalian. Kalo soal lebih loncer, menurut saya hanya sugesti saja. Saya pribadi tidak merasakan perbedaan kelonceran antara hub/freehub pelor dengan sealed bearing seperti di Turner ini, selain jangkriknya saja yang beda. hehehe…

banyoe07

Gowes Imlek

Sebenernya udah agak lama saya pasang fork rigid dan cassette megarange 11-34t. Berhubung hampir tiap pagi turun hujan, maka baru tanggal 8 Februari kemarin saya mencoba fork rigid untuk melahap tanjakan-tanjakan ngehe. Bila dibanding dengan menggunakan fork suspensi dan cog 32t, pemakaian fork rigid dan cog 34t jelas ada pengaruhnya. Tapi bila ada cog 36t tentu lebih baik lagi. hehehe…

banyoe01

banyoe02

banyoe03

banyoe04

Blenger

Teman saya tumbang. Saat ini dia opname karena terserang tipus. Saya nggak mau nyusul. Makanya saya beli macam-macam minuman buat pemulihan kondisi tubuh saya (dari sakit) dan juga agar tidak menjadi sakit lagi.

Saya beli jus jambu, You-C 1000, susu kedelai, dan jahe wangi. Semuanya saya minum habis. Mudah-mudahan benar-benar cepat pulih ini badan. Amiin.  :-)

 

Pengalaman Berobat dengan Kartu BPJS: Kartu Sakti atau Kartu Sakit?

Kartu BPJS tergolong “kartu sakti” ketika kita sakit dan hendak berobat rawat jalan, cukup menunjukkan kartu tsb di bagian pendaftaran pada fasilitas kesehatan tingkat pertama BPJS (seperti puskesmas, praktek dokter atau klinik pratama). Setelah selesai diperiksa dokter dan menerima obatnya, kita tidak dipungut biaya apa-apa lagi.

Kartu BPJS tergolong “kartu sakit” karena obat-obat yang diberikan seringnya adalah obat generik, yang (sepertinya) tidak memiliki efek menyembuhkan sama sekali. Dalam kasus yang saya alami, bukan tambah sembuh malah tambah kompleks penyakitnya.

***

Bulan Januari kemarin, hampir setiap pagi turun hujan. Saya jarang sepedaan jadinya. Dalam 2 minggu terakhir di bulan Januari, mungkin hanya 2 hari saja saya bisa sepedaan. Stamina tidak dilatih, ditambah hawa dingin terus menerus, akhirnya saya drop juga dan terserang batuk serta meriang. Saya berobat ke klinik pratama dengan BPJS. Diberi antibiotik dan Hufagrip. Cukup diminum selama 3 hari saja. Selama 2 hari minum obat BPJS, batuk malah ditambah sakit tenggorokan, sementara panas tubuh tetap tinggi dan tidak turun-turun selama 20 jam. Akhirnya saya coba minum Panadol Paracetamol, dalam 3 jam suhu badan kembali normal!

Akhirnya saya periksa lagi ke dokter umum (non BPJS) dan diberi obat paten berupa antibiotik, anti radang dan pengencer dahak. Obat dari BPJS di-stop semua. Selama 2 hari mengkonsumsi obat paten, sakit tenggorokan sudah hilang. Tinggal batuknya yang masih membandel. Oleh dokter disarankan ditambah minum Imunos, untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

***

Seorang pasien BPJS berobat 7 kali ke dokter saraf. Merasa sakitnya tidak berkurang, si pasien komplain ke BPJS. Dokter saraf yang menangani si pasien berargumen, obat yang dicover BPJS sangat terbatas.

***

Seorang keponakan yang masih balita dirawat di rumah sakit sebagai pasien BPJS. Dia terserang tifus. Beberapa hari dirawat, suhu tubuhnya belum stabil. Setelah menyadari si balita memakai obat BPJS, akhirnya dokter spesialis anak yang menangani keponakan saya itu berbaik hati dengan memberikan obat paten di luar yang ditanggung oleh BPJS. Sebentar saja suhu tubuh keponakan menjadi stabil.

***

Mudah-mudahan, ke depan BPJS mampu memberbaiki sistemnya menjadi lebih baik. Buat apa biaya murah tapi nyawa menjadi taruhan?

Pati Berkabut

Jarang-jarang nih ada kabut tebal di kota Pati. Kebetulan pagi ini jemur pakaian di loteng, saya kaget karena suasananya berbeda dari hari-hari biasanya. Hari ini ke mana mata memandang, semua suasananya berkabut. Asyiik :-D

kaboet03

kaboet04

Rehab Rumah

Tanggal 22 Jan 2016, Pati diguyur lebat selama 2 jam. Perumahan tempat saya tinggal digenangi air akibat saluran air (gorong-gorong) kurang baik, entah di mana yg bermasalah. Kebetulan air sempat masuk ruang tamu dan kamar tidur, walau tidak menggenang.

Tanggal 23 Jan pagi, keramik-keramik di ruang tamu kami pada terangkat (popping) akibat  “genangan” sehari sebelumnya.

buis_beton01
Saat ini, saya berencana merehab rumah, khususnya meninggikan permukaan teras untuk menghadang air masuk ke rumah apabila terjadi hujan deras di masa mendatang.

buis_beton08
Continue reading