Kipas Pendingin Notebook

Kipas pendingin notebook saya ternyata mati (rusak). Entah sejak kapan. Saya baru tahu kemarin. Berarti selama ini notebook beroperasi tanpa pendingin tambahan. Sebenarnya tidak mengkhawatirkan, mengingat saya bekerja di ruangan AC (walau suhu ruangan kurang dingin). Tapi, di rumah keadaannya berbeda. Notebook bekerja dengan suhu ruangan (ditambah kipas angin). Kondisinya kurang ideal untuk peralatan elektronik seperti notebook.

Saya tidak tahu persis, berapa masa pakai (yang wajar) untuk kipas pendingin seperti itu. Yang jelas saya memakainya setiap hari. Sudah setahun lebih. Kalau sedang kerja, dipakai non-stop 8-9 jam. He he he

Saya pikir, memakai kipas pendingin tambahan seperti ini memberi manfaat, sehingga saya membeli baru sebagai pengganti kipas yang rusak.

Sebenarnya, saya juga menggunakan pelindung kibor (keyboard protector). Saya pakai sejak tahun lalu. Tapi, kemarin saya berpikir lain, pelindung kibor justru menjadi penghambat keluarnya udara panas. Indikasinya, pelindung kibor selalu terasa hangat. Makanya sekarang saya tidak memasang pelindung kibor lagi.

About these ads

One thought on “Kipas Pendingin Notebook

  1. Nah, ini juga terjadi pada notebook Acer saya yang lama, seri Travelmate. :(
    Harga perbaikinya mahal sekali di cabang resmi Acer, harus ganti baru.
    Begitu saya coba di tempat non-resmi (tempat servis notebook biasa) ternyata bisa diperbaiki tanpa mengganti baru, dan tentu biayanya jauh lebih murah. :(

Tulis Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s