Mengoreksi Kontras Foto

Saat jalan-jalan, saya selalu banyak memotret. Maksudnya biar punya kenang-kenangan. Dari sekian banyak foto, banyak juga yang hasilnya buruk. Padahal dari sisi komposisinya sudah pas, obyeknya menarik, tapi sayang hasilnya jelek akibat pencahayaannya buruk. Sayang banget kan? Kalau sobat sering mengalami masalah demikian, sebaiknya foto itu jangan dihapus dulu. Mungkin saja masih bisa dikoreksi dengan aplikasi pengolah foto.

Menurut survey di Amerika, para fotografer profesional di sana, 90% mengunakan Adobe Lightroom untuk mengedit foto mereka, dan 10% mengunakan Adobe Photoshop. Di Indonesia kebalikannya kayaknya. Banyak yang belum pernah dengar Adobe Lightroom sebelumnya, termasuk saya :D
Saya akan mencoba “memperindah” foto yang tidak terlalu baik hasilnya. Rada-rada gelap. Foto ini diambil dengan Canon Ixus 155, sekitar jam 08.00 pagi.
IMG_0573
Dengan menggunakan Adobe Lightroom, foto yang gelap di atas ini ternyata bisa diperbaiki menjadi lebih indah dengan langkah yang cukup sederhana.
Mau lihat hasilnya?

Baca lebih lanjut

Curug Tadah Hujan : perjuangan menjemput keindahan

Setelah kami masuk pintu gerbang, terlihat sebuah “kolam renang” yang airnya rada-rada keruh. Dulunya mungkin kolam renang yang airnya bening. Bisa jadi karena sepi pengunjung, maka kolam renang ini terbengkalai. Meski begitu, ada kok yang berenang di sana: beberapa bocah laki-laki :D

eal_09
Kaki terus melangkah. Di pohon terpasang spanduk yang menggelitik saya. Apa sebabnya? Paling-paling banyak pasangan yang berdua-duaan kelewat hot dan tertangkap pandangan mata pengunjung. Penduduk setempat tentu gerah kalo wilayahnya dijadikan tempat mesum muda-mudi :D

eal_10 Baca lebih lanjut

Curug Tadah Hujan : keindahan dari atas roda dua

Kami delapan orang, mengendarai empat unit sepeda motor. Tiap motor ditumpangi dua orang. Sebetulnya motornya ada enam. Tapi berhubung BBM baru naik, maka demi efisiensi, dua motor teman saya diistirahatkan saja di lokasi yang tidak dapat saya sebutkan alamatnya :D Maka kami hanya menggunakan empat unit sepeda motor seperti yang saya sebutkan di atas. Saya memang lebih senang menjadi pembonceng, karena bisa motret dari atas motor :D

Sekali waktu pernah punya keinginan motret selfie dari atas roda dua, ternyata kesampaian juga, mumpung jadi pembonceng :D

eal_01Di belakang saya berjajar manis 3 unit motor lain. Boleh dibilang perjalanan ini adalah mini touring. Jarak yang kami tempuh dari Pati kota hingga ke Curug Tadah Hujan sekitar 27 kilometer. Langit mendung sangat bersahabat dengan pemotor :D Tidak terlalu menyiksa karena panas. Lagian kalau panasnya terik, kasihan sama Srikandi-srikandi di belakang yang rata-rata takut item :D

eal_03

Baca lebih lanjut

Jelong-jelong

Buat mengisi libur hari minggu, kami sekeluarga jelong-jelong (—bahasa banci salon untuk “jalan-jalan”—) ke Colo, sebuah daerah di lereng gunung Muria. Di Colo terdapat makam Sunan Muria. Tapi tujuan kami hanya jalan-jalan saja, menikmati suasana pelosok. Biasanya, saya ke Colo lewat kota Kudus dengan jarak tempuh dari rumah sekitar 40 km. Sedangkan rute yang disarankan perangkat GPS adalah lewat Gembong, dengan jarak tempuh hanya 23 km.

Menggunakan Sygic dengan rute "Makam Sunan Muria"

Menggunakan Sygic dengan rute tujuan “Makam Sunan Muria”

Baca lebih lanjut

Kilatan Cahaya Misterius

Saya biasa berdiri di loteng pada pagi hari. Mencari udara segar. Pagi kemarin, selepas shalat subuh, seperti biasa saya naik ke loteng yang tidak beratap, karena loteng ini digunakan untuk menjemur pakaian basah. Saya bisa melihat bintang-bintang dan hal itu berarti langit sedang tidak berawan.

Masih menengadah ke langit, saya melihat kilatan cahaya hijau yang bergerak sangat cepat selama kira-kira setengah detik, berukuran lebih besar dari bintang-bintang yang tampak menyerupai titik-titik hijau di langit. Arah gerakan cahaya iniĀ  horisontal dari kanan ke kiri. Saat itu suasananya sepi, karena waktu masih menunjukkan pukul 04.15-04.20. Saya penasaran apakah meteor atau UFO :D

(Ilustrasi) penampakan kilatan cahaya mirip gambar di atas ini

(Ilustrasi) penampakan kilatan cahaya mirip gambar di atas ini

Baca lebih lanjut

Keboen Iboe

Salah satu tempat refreshing di sekitaran Kudus yang menarik adalah Keboen Iboe, yakni sebuah restoran taman yang terletak di daerah Colo. Kurang lebih berjarak 12 km pari pusat kota Kudus. Mengapa tempat ini menarik? Di samping tempat makannya nyaman, di sini banyak sekali jenis flora dan fauna yang tidak mudah ditemui di kota Pati. Sembari menunggu makanan pesanan siap, saya berkeliling kebun melihat-lihat aneka satwa dan bunga-bungaan. Asyik deh pokoknya :-D

 

Perjalanan menuju Colo

Perjalanan menuju Colo

Salah satu bunga langka yang menjadi koleksi Keboen Iboe

Salah satu bunga langka yang menjadi koleksi Keboen Iboe

Bunga teratai yang cantik

Bunga teratai yang cantik

Baca lebih lanjut

Mancing

Minggu pagi saya mengajak anak-anak pergi mancing. Buat senang-senangan saja. Tempatnya dinamakan “Spot Mancing Mania“, yakni berupa tambak di halaman belakang rumah. Ya, rumah biasa, yang lokasinya di tengah sawah dan di belakangnya terdapat dua buah tambak dan dijadikan tempat pemancingan untuk umum. Tidak besar memang. Tapi cukuplah buat senang-senang sejenak :-D

Semula kami menggunakan 1 buah joran (alat pancing).

Aksinya boleh juga!

Aksinya boleh juga!

Berhubung terjadi keributan, dan saya tidak ingin keributan berlangsung lama dan berlarut-larut, akhirnya saya menyewa joran sebanyak 3 buah. Saya megang satu. Putri saya nomor dua megang satu. Satunya lagi dipegang putri bontot yang menjadi sumber keributan akibat rebutan joran. Agak maksa memang, mosok anak 3 tahun ikut mancing. :-D

Baca lebih lanjut